IBCWE Bahas Kesenjangan Upah Gender di APYLC
IBCWE Bahas Kesenjangan Upah Gender di APYLC

Asia Pacific Young Leaders Convention (APYLC) 2019 yang diselenggarakan oleh Binus School Serpong, mengangkat tema “Embracing Unity, Valuing Diversity”. APYLC dibentuk oleh Ang Wee Hiong, Bernard Gunawan dan Cao Lunhua dengan tujuan menyediakan platform untuk siswa unggulan di negara-negara Asia Pasifik untuk berkumpul dan berdiskusi mengenai isu global dan berbagi pengalaman di masing-masing negara. APYLC diikuti oleh 45 siswa SMA dari 8 negara: Australia, Cina, Indonesia, New Zealand, Jepang, Singapura, Korea Selatan dan Taiwan.

APYLC yang ketiga diadakan di Indonesia karena keunikan Indonesia sebagai negara berkembang terbesar. Diadakan di Indonesia dengan harapan akan menjadi tempat belajar bagi pelajar-pelajar dari negara lain untuk memberikan persepsi baru mengenai isu global yang akan dibahas dalam forum ini dan menjadi pengalaman belajar yang sesungguhnya. Indonesia yang kaya akan latar belakang suku, agama dan pendidikan menghasilkan pemikiran dan pengalaman yang beragam.

Pokok bahasan yang dibicarakan APYLC adalah teknologi untuk masyarakat, penanganan limbah, perencanaan kota, kesenjangan upah gender, dan hak-hak pengungsi. IBCWE, diwakili Eksekutif Direktur, Maya Juwita, mendapatkan kesempatan untuk berbagi mengenai kesenjangan upah gender.

Kesenjangan upah gender merupakan isu penting yang diperangi dalam upaya kesetaraan gender. Perempuan dipercaya memiliki takdir sebagai pemegang peran di dalam rumah dan pekerjaan domestik. Hal ini menyebabkan perempuan dianggap bukan pencari nafkah utama dan menerima upah yang lebih sedikit dibandingkan laki-laki. Bahkan menurut World Economic Forum kesenjangan ekonomi global antara laki-laki dan perempuan membutuhkan 202 tahun untuk menutupnya. Perempuan rata-rata menerima upah hanya 63% dari yang diterima laki-laki.

Oleh karena itu IBCWE mencoba membangun kesadaran dini peserta APYLC mengenai isu ini. Memberikan pemahaman mengenai gender dan saling berbagi pengalaman mengenai isu gender di masing-masing negara. IBCWE berusaha memberikan gambaran dunia kerja dan tantangan yang harus dihadapi mengenai ketidak setaraan yang sering diterima perempuan. Serta apa penyebab terjadinya kesenjangan upah gender dan bagaimana upaya menutupnya.